Senin, 19 Desember 2011

Cegah Alergi Dengan Memiliki Hewan Peliharaan

Tak hanya bisa menghilangkan stres, studi membuktikan bahwa anak dari orang yang memiliki hewan peliharaan cenderung tidak memiliki alergi hewan.
Sebuah studi menunjukkan bahwa tahun pertama dalam kehidupan anak adalah masa penting dalam membangun sistem perlawanan tubuh, termasuk terhadap alergi. Anak-anak yang sudah memiliki kontak dengan hewan peliharaan seperti kucing dan anjing sejak kecil, akan dapat mencegahnya mengalami alergi di kemudian hari.
Dalam studi tersebut para ahli mempelajari sampel darah 600 peserta yang berusia 18 tahun, kemudian membandingkan tingkat antibodi terhadap alergen anjing dan kucing kepada peserta yang memiliki hewan peliharaan dan tidak.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Sabtu, 10 Desember 2011

Kucing yang Mampu Prediksi 50 Kematian

Seekor kucing dengan kemampuan luar biasa mampu mendeteksi pasien di panti jompo yang akan meninggal. Kucing bernama Oscar itu mendeteksi 50 kematian dengan gayanya mendatangi pasien yang akan meninggal di jam-jam terakhirnya.
Oscar adalah kucing yang tinggal di panti jompo Steere House Nursing and Rehabilitation Centre di Providence, Rhode Island. Panti jompo ini khusus merawat pasien usia lanjut yang terkena penyakit demensia (pikun).
Dr David Dosa, seorang geriatrik (ahli penyakit lanjut usia) yang juga asisten profesor di Brown University AS mengatakan, dalam 5 tahun terakhir kucing Oscar mencatat rekor jarang salah terhadap prediksi pasien yang akan meninggal. Malahan perawatnya yang justru salah memprediksi pasien yang dianggap sudah mendekati kematian.
Dr David kemudian mempublikasikan kemampuan Oscar tersebut dalam sebuah artikel di New England Journal of Medicine pada tahun 2007. Kisah Oscar tersebut kini dibukukan dalam buku berjudul “Making Rounds with Oscar: The Extraordinary Gift of an Ordinary Cat”.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Kamis, 24 November 2011

Beda antara Anjing dan Kucing


Anjing dan kucing adalah dua jenis mahluk hidup yang banyak dijadikan hewan peliharaan/ kesayangan/klangenan oleh manusia. Anjing jauh lebih dahulu dipelihara oleh manusia, karena sifatnya yang reaktif. Lain halnya dengan kucing, kucing baru mulai banyak dijadikan satwa kesayangan sekitar satu abad terakhir.

Anjing dan kucing mempunyai sifat yang jauh berbeda, seperti bumi dan langit. Anjing lebih reaktif, suka mengikuti kemana pemiliknya pergi dan mencari perhatian pemiliknya. Hingga muncul anggapan bahwa anjing sangat setia dan loyal pada manusia pemiliknya. Lain halnya dengan kucing, kucing seolah-olah mempunyai harga diri yang tinggi dan sangat suka tidur berjam-jam di kursi atau pangkuan pemiliknya. Sehingga muncul anggapan dan kebanggaan bagi seorang pemilik kucing, bila sang kucing mengakui dirinya sebagai pemilik/majikan. Pengakuan ini bisa berupa datang ketika namanya dipanggil atau bahkan mengikuti kemanapun pemiliknya pergi.

Sebenarnya perbedaan sifat anjing yang reaktif dan kucing yang lebih suka tidur, dipengaruhi oleh sistem metabolisme tubuh masing-masing. Anjing adalah omnivora (pemakan daging dan tumbuhan). Anjing dapat hidup dengan hanya memakan tumbuh-tumbuhan saja, seperti nasi, jagung, gandum, dan lain-lain. oleh karena itu anjing mempunyai usus yang lebih panjang dari kucing, yang memungkinkan proses pencernaan dan penyerapan berbagai jenis makanan lebih sempurna. Selain itu jumlah makanan yang bisa dicerna pun lebih banyak.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Jontor, Kucing berbibir Seksi

Kelainan rahang & gigi pada kucing
kucing-berbibir-seksi

Kucing berbibir "sexy".
Kucing betina berwarna red tabby, domestik berbulu panjang tersebut diberi nama "jontor" oleh pemiliknya. Katanya si Jontor akhir-akhir ini sering berisik mengeong-ngeong sepanjang malam dan nafsu makannya pun berkurang.

Setelah pemeriksaan, diketahui kalau si Jontor sedang birahi alias minta kawin. Oleh karena itu sepanjang hari mengeong-ngeong memanggil sang pejantan.
Nama "jontor" memang sedikit menggelitik telinga. Setelah diperhatikan lebih lama, barulah mengerti mengapa kucing tersebut diberi nama Jontor. Karena memang bibir atasnya agak spesial... ya memang lumayan "jontor".

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Kucing Kloning Menyala Merah dalam Gelap

kucing fluoresen























SEOUL, KAMIS - Sebuah laboratorium di Korea Selatan tidak hanya berhasil mengkloning kucing, namun membuatnya menyala merah dalam gelap. Hal tersebut merupakan efek samping karena para peneliti menanamkan gen RFP (Red Fluorescent Protein), yang menghasilkan protein pemicu cahaya pendar fluorisensi.

Jika terpapar cahaya ultraviolet dalam waktu cukup lama, tubuhnya akan menyala merah di kegelapan. Kucing ajaib tersebut dikembangkan tim ilmuwan yang dipimpin Kong Il-keun, pakar kloning dari Universitas Nasional Gyeongsang. 


Ada tiga ekor kucing hasil kloning yang masing-masing lahir antara Januari-Februari 2007. Dua di antaranya tumbuh menjadi kucing Angora (Turkish Angora) dewasa seberat 3 kilogram dan 3,5 kilogram, dan seekor lainnya mati pada saat operasi caesar.  


Manipulasi gen


Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Anak Kucing Rp 150 juta/ekor

Anak kucing seharga 200 juta rupiah ? kucing seperti apa yang dihargai sedemikian mahal ?.

Tiga ekor anakan kucing dari jenis African Serval dibandrol harga USD $15.000 per ekor di sebuah pameran bagi kaum jetset di seluruh dunia.  Pameran tersebut diadakan di kota Moscow. Adalah L'Unicorne, sebuah perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam pameran tersebut dan menawarkan berbagai barang eksotik ke orang-orang kaya di seluruh dunia. Laptop berlapis emas dan  tiga ekor anakan kucing African serval tersebut adalah beberapa dari sekian benda eksotik yang mereka tawarkan.
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Hadapi Tuntutan Hukum Gara-Gara Gothic Kitten


 gothic kitten
gothic-kitten
Holly Crawford (Wanita, 34) dan William Blansett (Pria, 37) harus menghadapi tuntutan hukum karena menindik telinga, leher dan ekor kucing, Kemudian bekerja sama berusaha menjualnya lewat internet  (eBay) dengan nama “Gothic Kitten”.

Menurut Crawford, dia tidak melihat perbedaan antara piercing/menindik kucing atau manusia, dan akan menjawab tak bersalah di pengadilan, (Associated Press).

"Saya melakukannya tanpa tujuan menyakiti dan niatan berbuat kejam" lanjutnya.

"Mereka dicintai, sehat, tidak berkutu, kuku dipotong. Dan mereka gembira."

Menurut Crawford, ia digunakan jarum steril dan secara berkala memeriksa kesehatan anak-anak kucing tersebut untuk memastikan mereka benar-benar sembuh.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda