Kamis, 10 Januari 2013

Trik Merawat Kucing Persia



Merawat kucing Persia itu gampang-gampang susah. Terutama untuk masalah bulunya. Karena bulunya panjang dan lebat, kita jadi harus sering-sering memandikannya. Mungkin kita bisa melarang si kucing jalan-jalan di luar rumah agar bulu kucing tidak kotor. Namun saya rasa itu sudah cukup untuk disebut sebagai "merampas hak kebebasan seekor hewan".
Nah, oleh karena itu kami berusaha untuk meramu tips merawat kucing persia yang berdasar dari info-info yang didapat dari internet dan juga pengalaman saya sendiri yang dulu juga pernah memelihara kucing persia. Berikut ini adalah cara merawat kucing Persia yang berhasil kami susun :
  • Yang paling dasar adalah, rajin-rajin menyisir bulu si kucing. Bulu kucing persia sangat lebat dan panjang, serta kemampuan membersihkan bulunya sendiri juga pasti ada batasnya. So, setidaknya sekali sehari anda harus menyikat bulu kucing cantik ini.
  • Meski tiap hari disisir, setidaknya 2 minggu sekali kucing persia anda harus dimandikan, jika kucing anda selalu berada di dalam rumah. Namun jika kucing anda suka beraktifitas di luar rumah, mungkin anda perlu lebih sering memandikannya, Sekali seminggu lah paling tidak.
  • Dulu saya pikir hanya kucing persia saya saja yang "belekan", ternyata
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

12 Kucing Bermotif Macan Tutul

Memelihara kucing bermotif macan tutul mungkin adalah salah satu cara paling ampuh untuk menampik paradigma yang dilontarkan oleh para pemelihara anjing yang menyebut bahwa pria pemelihara kucing adalah pria feminim. Dengan motif tutul yang berkesan "buas" seorang pria akan dengan bangga membawa "kucing buas" nya tersebut jalan-jalan.
Sebelumnya, motif tutul kebanyakan hanya dimiliki oleh beberapa jenis kucing liar seperti Serval dan macan tutul yang mungkin tidak akan ada yang berani untuk secara sembrono memeliharanya. Namun saat ini sudah banyak kucing hasil kawin silang yang membawa motif "buas" tersebut ke dalam rumah.
Dan berikut ini adalah daftar kucing peliharaan yang bermotif macan tutul. Mungkin tidak semua kucing dalam list berikut ini merupakan kucing hasil kawin silang, ataupun kucing yang boleh dipelihara. Namun kucing-kucing yang akan kami sajikan berikut ini paling tidak "tidak mustahil untuk dipelihara" :

Jenis kucing hybrid atau hasil kawin silang yang bermotif macan tutul

Kucing Bengal
Kucing eksotis ini merupakan hasil dari persilangan kucing American Shorthair dengan Asian leopard cat (ALC). Motif tutulnya diwarisi dari ALC dan ukuran tubuhnya yang besar serta sifat jinaknya diwarisi dari American Shorthair

Kucing Savannah
Kucing Savannah
Kucing ini merupakan hasil dari persilang intensif dari gen kucing Serval Afrika, kucing Siam, Bengal, dan Egyptian Mau. Kucing ini disebut-sebut sebagai salah satu ras kucing peliharaan yang memiliki tubuh paling panjang.

Kucing Australian Mist
Merupakan kucing ras baru yang dihasilkan dari persilangan beberapa ras kucing berbulu pendek seperti kucing Burmese dan Abyssinian. Memang tidak semua kucing ras ini memiliki motif tutul yang mencolok. Namun seenggaknya mayoritas memiliki pola tutul. 

Kucing Ganetta
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Tips Merawat Kucing Anggora



Merawat kucing Anggora bisa dibilang hampir sama dengan merawat kucing-kucing ras lain yang berbulu semi-longhair dan longhair. Namun tentu saja akan sedikit berbeda dengan merawat kucing berbulu pendek ataupun kucing kampung.
Cara merawat kucing anggora yang baik memang berbeda-beda menurut tiap individu yang memelihara kucing cantik ini. Namun secara garis besar bisa dibilang relatif sama, yaitu tentang kebersihan si kucing dan kandang, menu makanan, dan terakhir vaksinasi.
Berikut ini ada beberapa Tips merawat kucing Anggora yang semoga akan berguna bagi anda yang baru, akan atau sudah memelihara kucing anggora

Untuk makanan kucing anggora, akan lebih baik kalau dibiasakan sejak kecil untuk makan makanan kucing yang kering (dry food). Karena menurut beberapa pakar, makanan kaleng untuk kucing (wet food) tidaklah bagus untuk kesehatan jangka panjang si kucing. Selain itu, lebih baik untuk tidak mencoba memberikan makanan lain selain catfood seperti ikan, ayam, atau makanan hewani lainnya. Makanan tersebut cenderung akan mengganggu pertumbuhan bulu si kucing anggora.
Untuk porsinya,
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

6 Langkah Mencuci Pasir dan Litterbox



Pasir di cat litter (bak pasir) setiap harinya pasti akan selalu terisi kotoran kucing. Karena memang itu yang diajarkan oleh kita agar si kucing tidak buang kotoran sembarangan. Adalah tugas kita sebagai pemilik untuk membersihkannya agar baunya tidak menyebar serta demi kesehatan si kucing serta seluruh penghuni rumah.
Jika kita mengubur kotoran tersebut bersama pasir-pasirnya, tentu kita akan mengeluarkan banyak uang untuk membeli pasir zeolit setidaknya seminggu sekali. So adakah cara menyiasatinya? Mungkin Tips mencuci pasir bekas kotoran kucing berikut ini dapat menjadi solusi.
  • Pertama-tama buang dulu kotoran yang berada di atas pasir. Setelah itu letakkan pasir di atas ayakan lalu siram dengan air hingga air yang melewati pasir dan ayakan tersebut berwarna bening.
  • Setelah itu, taruh pasir pada kotak atau nampan atau apalah yang penting tidak berlubang, kemudian beri desinfektan yang dicampur dengan sedikit air secukupnya, dan diamkan selama kurang lebih 30 menit.
  • Setelah itu,
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Dapatkah Kucing Makan Dog Food?


Franny Syufy menjelaskan jawaban dari pertanyaan ‘dapatkah saya memberi makan kucing makanan anjing?’ Ini terjemahannya:

Pertanyaan: Dapatkah saya memberi makanan anjing kepada kucing?
Jawaban: Saya dapat menjawab pertanyaan ini dengan tegas “tidak.” Kucing membutuhkan nutrisi yang sangat eksplisit, termasuk taurin, dan makanan anjing (dog food) tidak memenuhi bahan-bahan makanan yang dibutuhkan seharusnya oleh kucing. Mungkin pertanyaan Anda ditujukan untuk kemudahan dalam memberikan makanan untuk kucing dan anjing dengan makanan yang sama, atau sebagai cara untuk menghemat uang. Jika demikian, Anda akan kehilangan banyak uang nantinya. Dalam jangka waktu yang panjang, kucing yang diberi nutrisi salah akan membuat Anda membayar lebih mahal kepada dokter hewan karena kucing akan bermasalah, jadi tabungan kecil dari hasil penghematan Anda akan habis seketika.

Ada lagi artikel dari peteducation tentang hal yang sama, Kenapa jangan memberikan makanan anjing (Dog Food) kepada kucing?

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Brazil, Kucing dilatih Menyelundupkan Barang










Seorang petugas memperlihatkan seekor kucing dengan sebuah benda yang dililitkan di perutnya. Kucing ini digunakan untuk menyelundupkan berbagai benda ke dalam penjara.

BRAZILIA, KOMPAS.com — Aparat berwenang Brasil menangkap seekor kucing yang badannya ditempeli sejumlah barang yang akan diselundupkan ke dalam penjara.

Kucing itu ditangkap ketika akan mengantarkan sebuah telepon genggam dan alat-alat untuk menggali terowongan untuk sejumlah narapidana di LP Alagoas, Brasil.

Kucing yang sudah dilatih untuk mengantarkan barang itu, ketika tertangkap, membawa sebuah barang yang ditempelkan di perutnya.

"Seorang agen melihat kucing itu dan coba mencarinya karena melihat ada sesuatu yang tidak wajar pada kucing itu," kata Ketua Serikat Penjaga Penjara Brasil Marcelo Avelino.

Petugas yang menangkap kucing itu kemudian melihat sebuah tas kecil
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Senin, 07 Januari 2013

Apakah Kucing Bisa Merasakan Manis?



Bagi hewan pemakan tumbuhan, rasa manis menjadi favorit karena merupakan pertanda bahwa makanan tersebut mengandung banyak karbohidrat. Suatu senyawa yang sangat dibutuhkan sebagai energi untuk hidup. Makanya hewan pemakan tumbuhan atau pemakan segala (termasuk manusia) memiliki reseptor pengecap manis yang kuat.

Kenyataan tersebut tidak terjadi pada kucing. Memang kucing rumahan memiliki menu makanan yang hampir sama dengan manusia. Namun, berdasar silsilahnya, kucing merupakan hewan pemakan daging (karnivora). Bangsa kucing seperti harimau, singa, dan cheetah tak banyak mengkonsumsi karbohidrat. Mereka lebih banyak menyantap protein dan lemak yang terdapat dalam daging. rasa manis bagi mereka tak terlampau penting
.

Benarkah Kucing Suka Susu? rasa yakni pahit, asam, manis, asin, dan umami (rasa daging). Reseptor berbentuk cairan yang membasahi permukaan lidah. Ketika datang makanan, terjadilah reaksi kimia antara reseptor perasa dengan zat-zat yang ada pada makanan. Reseptor kemudian mengirim sinyal ke otak dan memberi tahu rasa makanan tersebut.

Reseptor rasa manis terdiri atas dua pasang protein, yang masing-masing dibuat oleh dua gen berbeda yakni Tas1r2 dan Tas1r3.

Bangsa kucing hanya memiliki salah satu dari gen tersebut, yakni Tas1r3. Adapun gen DNA Tas1r2 tidak dimiliki. Akibatnya, reseptor manis pada kucing tak bekerja dengan baik. “Reseptor rasa manis pada kucing tidak sempurna. Rasa manis yang dikecap kucing berbeda dengan yang dirasai manusia, ,” ujar Joe Brand, ahli biokimia dari Kalifornia.

Kalau tidak bisa mengecap rasa manis, mengapa menyukai susu?
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda