Tampilkan postingan dengan label kesehatan kucing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan kucing. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2013

Memberi Vaksin kepada Kucing Hamil

Memberi vaksin induk kucing yang sedang hamil sebaiknya tidak anda lakukan. Namun memberi vaksin pada induk kucing yang tengah menyusui kebanyakan masih aman-aman saja. Sederhananya adalah, jangan melakukan vaksinasi kepada induk kucing yang sedang hamil!!!

Perlu anda ketahui jika fungsi vaksin adalah untuk melindungi kucing dengan menstimulan tubuh kucing untuk memproduksi antibodi agar semakin kuat dalam menangkal penyakit. Efektifitas vaksin ini baru akan maksimal setelah 1 minggu sampai 1 bulan setelah si kucing divaksin, tergantung dari umur kucing dan pernah atau belum si kucing divaksin sebelumnya.

Perlu anda ketahui juga bahwa antibodi yang diproduksi oleh si induk kucing dapat mengalir juga bersama susunya untuk melindungi anak kucing dari penyakit melalui susu pertamanya (colostrum). Namun bayi kucing hanya mampu menyerapnya dalam jumlah terbatas dan hanya dalam waktu beberapa jam saja setelah dia dilahirkan.

Jadi, vaksinasi untuk induk kucing yang sedang menyusui bisa dibilang
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Kamis, 21 Februari 2013

Hal yang Mempengaruhi Kesehatan Kucing

Ada beberapa faktor penting saat memelihara kucing. Fakor ini dapat mempengaruhi kesehatan kucing, Jadi anda sebaiknya memperhatikannya:

Berikut beberapa diantaranya :
1. Sanitasi kandang kucing
Kandang yang baik sehat dan bersih akan membuat kucing betah disana. Pastikan kandang kucing maupun alat pendukungnya seperti tempat makan, tempat minum, tempat kotoran selalu bersih dan didesinfikasi secara berkala.
Cara membersihkannya ya seperti anda membersihkan pada umumnya. Sedangkan jika didesinfikasi silahkan gunakan trik berikut : Carilah cairan pemutih pakaian yang mengandung 0,17% sodium hiplorida (Bisa tanya kepada penjualnya atau lihat langsung pada kemasannya)

2. Keadaan Lingkungan
Memelihara kucing juga harus memperhatikan hal berikut :
  • Ukur kelambapan udara dengan hidrometer dan cari pada tempat sekitar 43% sampai 55%.
  • Suhu udara yang ideal : 21 C sampai 24 C
  • Dalam membuat kandang atau tempar kucing WAJIB mentediakan sirkulasi udara (ventilasi). Setidak-tidaknya 19 kali pergamtian udara.
3. Jangan over crowded
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Selasa, 20 November 2012

Makanan yang Berbahaya untuk Kucing

Memelihara kucing membantu seseorang untuk lebih sehat secara mental. Kadang rasa sayang kita kepada hewan peliharaan membuat kita sering memberikan kebutuhan mereka seperti kebutuhan manusia. Misalnya saat kita makan sesuatu ingin rasanya berbagi pada si kucing, makanan yang sehat untuk manusia kadang belum tentu baik untuk si kucing. Karena pada dasarnya, walau bagaimanapun makanan manusia dengan hewan tetap berbeda.Maka kita perlu waspada dalam memberikan makanan untuk kucing kesayangan kita. Akan sangat sedih jika melihat kucing peliharaan kita sakit. Agar ia tak sakit, hindari makanan-makanan berikut.
1. Bawang
kucing dan bawangBawang putih dan bawang merah bisa merusak sel darah merah dan darah putih kucing, sekaligus menyebabkan anemia. Di masa lalu, ketika kucing tidak mau makan, makanan bayi kadang-kadang digunakan untuk membujuk kucing untuk makan. Sayangnya, makanan bayi mengandung bubuk bawang, dan beberapa kucing mrngalami anemia dari makan bawang yang terkandung pada makanan bayi. Ini akan menimbulkan gejala muntah-muntah, urin berwarna kemerahan, lesu, dan anemia.
2. Cokelat
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Kucing dan Lidah Buaya

Berdasarkan rekomendasi dari web Cat Fanciers Assosication (CFA), Aloe adalah salah satu tanaman yang bersifat racun bagi kucing. Sementara Spike, kucing tertua di dunia yang meninggal pada umir 31 tahun, mengkonsumsi gel lidah buaya setiap hari. Jadi mana yang benar ?.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut ada beberapa hal yang perlu kita ketahui mengenai lidah buaya dan kucing.



Sekilas Aloe Vera/Lidah Buaya
Bagian-bagian dari tanaman lidah buaya yang umum dimanfaatkan adalah:
(a) daun, yang dapat digunakan langsung, baik secara tradisional maupun dalam bentuk ekstrak,
(b) eksudat (getah daun yang keluar bila dipotong, berasa pahit dan kental), secara tradisional biasanya digunakan langsung untuk pemeliharaan rambut, penyembuhan luka, dan sebagainya. Dalam eksudat inilah terdapat berbagai zat yang diduga berbahaya bagi kucing.
(c) gel (bagian berlendir yang diperoleh dengan menyayat bagian dalam daun setelah eksudat dikeluarkan), bersifat mendinginkan dan mudah rusak karena oksidasi, sehingga dibutuhkan proses pengolahan lebih lanjut agar diperoleh gel yang stabil dan tahan lama.
Gel lidah buaya mengandung karbohidrat tercerna, sehingga dapat digunakan sebagai minuman diet. Gel lidah buaya tersusun oleh 96 persen air dan 4 persen padatan yang terdiri dari 75 komponen senyawa berkhasiat. Khasiat hebat yang dimliki aloe vera sangat terkait dengan ke-75 komponen tersebut secara sinergis.

Sumber Zat Gizi
Lidah buaya mempunyai kandungan zat gizi yang diperlukan tubuh dengan cukup lengkap, yaitu vitamin A, B1, B2, B3, B12, C, E, choline, inositol dan asam folat. Kandungan mineralnya antara lain terdiri dari: kalsium (Ca), germanium (ge) magnesium (Mg), potasium (K), sodium (Na), besi (Fe), zinc (Zn), dan kromium (Cr). Beberapa unsur vitamin dan mineral tersebut dapat berfungsi sebagai pembentuk antioksidan alami, seperti vitamin C, vitamin E, vitamin A, magnesium, dan zinc. Antioksidan ini berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan berbagai penyakit degeneratif.
Daun lidah buaya segar mengandung
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Jangan Memberi Parasetamol pada Kucing

Kucing sangat rawan terkena keracunan obat-obatan anti radang/penurun panas seperti aspirin atau parasetamol/acetaminophen. Ketidaktahuan mengenai kucing dan obat-obatan yang tabu diberikan pada kucing, dapat menyebabkan kematian pada kucing kesayangan anda.



Acetaminophen/Parasetamol
Para dokter hewan sering memberikan parasetamol/acetaminophen dengan dosis rendah untuk mengendalikan rasa sakit pada anjing. Kucing lain lagi,....Jangan pernah memberikan acetaminophen/parasetamol  pada kucing, tanpa pengawasan dokter hewan. Dosis rendah sekalipun dapat menyebabkan keracunan atau memperburuk kondisi kucing.
Banyak merk obat-obatan manusia yang mengandung parasetamol/acetaminophen. Faktanya hampir semua obat-obatan penurun panas mengandung zat tersebut. Beberapa yang cukup terkenal dan mudah didapat adalah bodrex,tempra, biogesic, panadol, sanmol, paracetamol, poldan, dll. Jangan pernah berikan obat-obatan tersebut pada kucing.

Bagaimana Parasetamol  dapat memperburuk kondisi kucing
Sebagian besar enzim yang bertugas memecah obat-obatan terdapat di hati/liver. Salah satu enzim bernama glukuronil transferase bertugas menempelkan molekul glukuronid pada molekul obat dan membuatnya tidak aktif sehingga dapat dibuang melalui ginjal (air kencing).
Kucing adalah salah satu spesies dengan jumlah enzim glukuronil transferase yang sangat sedikit. Oleh karena itu
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Faktor Pembentukan Karang Gigi pada Kucing

Banyak hal yang dapat mempengaruhi pembentukan plak gigi dan perkembangan penyakit yang diakibatkannya, diantaranya adalah :



Umur dan kesehatan
Penyakit periodontal terutama menyerang hewan-hewan tua berumur diatas 3 tahun. Biasanya tartar yang terbentuk selama tiga tahun tersebut jumlahnya mulai banyak dan mempengaruhi gusi, serta jaringan sekitar.

Jenis makanan dan kebiasaan mengunyah
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jenis makanan kering lebih baik dalam mencegah penumpukan plak di gigi bila dibandingkan dengan makanan basah/kalengan.

Ras, genetik dan susunan gigi geligi
Kucing persia & eksotik mempunyai resiko dan kecenderungan pembentukan tartar yang lebih besar bila dibandingkan dengan ras lain. Kombinasi anatomi & Bentuk muka/kepala yang bulat, mempermudah sisa-sisa makan tertinggal diantara pipi dan gigi atau disudut-sudut mulut.
Kucing-kucing pesek dengan muka bulat, biasanya mempunyai susunan gigi-geligi yang lebih sempit/padat dan terbentuk semacam kantong diantara gigi dan pipi. Kucing-kucing dengan bentuk kepala mancung seperti siam, oriental, kucing lokal, dll tidak mempunyai kantong ini. Selain itu susunan gigi-geligi kucing-kucing tersebut juga lebih jarang, tidak sepadat persia.

Perawatan kucing oleh pemilik
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Minggu, 12 Agustus 2012

Ailurophobia (Fobia Terhadap Kucing)

Miauw...pus...manis...meong! Panggilan-panggilan tersebut identik dengan kucing. Apa yang terbayang saat Anda mendengar panggilan-panggilan tersebut ? Binatang berkaki empat yang manis dan lucu ? atau sebuah monster yang menakutkan ? Bagi pecinta dan penyayang kucing, jawaban yang pertama mungkin akan muncul, sedangkan bagi penderita ailurophobia maka jawaban kedua yang akan muncul. Ailurophobia adalah salah satu tipe gangguan specific phobia yang ditandai dengan adanya ketakutan irasional (irrational thinking) dan berlebihan (unproportional) terhadap kucing. Ailurophobia lebih populer dengan sebutan fobia kucing.

Bagi penderita ailurophobia, kucing benar-benar membuat mereka takut. Bagi yang tidak mengalami fobia kucing menilai bahwa ketakutan yang penderita alami tidak wajar. Setiap orang memiliki rasa takut terhadap sesuatu termasuk kucing, merupakan hal yang wajar dan emosi yang normal. Beberapa hal yang memberikan potensi penyebab takut terhadap kucing adalah bulu kucing yang bisa menjadi tempat berkembangnya virus toxoplasma. Seseorang yang mengalami ketakutan terhadap kucing belum tentu mengalami ailurophobia karena bisa jadi hanya karena jijik, risih, atau takut terhadap virus toxoplasma. Tidak sampai memberikan respon yang berlebihan seperti menangis, pingsan, berkeringat, dan jantung berdebar berlebihan, atau selalu menghindari kucing. Seseorang mengalami ailurophobia bila mengalami ketakutan yang sangat berlebihan, menetap, dan ada penurunan dalam kehidupan sosial atau pekerjaannya akibat ailurophobia yang dialami.

    Terdapat beberapa penyebab ailurophobia sebagai berikut :
  1. Penyebab predisposisi (predisposising causes), penyebab yang
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Kamis, 17 Mei 2012

Memberi Obat Cacing Pada Kucing


Pemberian obat cacing pada hewan kesayangan sangat penting untuk mencegah berbagai infeksi cacing. Banyak pemilik tidak menyadari hewan kesayangan mereka telah terinfeksi cacing sampai terlihat adanya gejala klinis yang ditimbulkan, dan kebanyakan ketika gejala klinis yang ada muncul maka akan berakibat buruk pada hewan kesayangan mereka. Akibat yang ditimbulkan seperti kehilangan nafsu makan, kehilangan berat badan, batuk, diare dan muntah cukup banyak. Kegiatan pencegahan sangat penting dilakukan, karena meskipun diletakkan di kondisi lingkungan yang bersih tidak menjamin hewan kesayangan kita terbebas dari infeksi cacing. Anjing atau anak anjing dapat terinfeksi cacing dari gigitan kutu, gigitan nyamuk atau kontak dengan anjing lain yang terinfeksi.

Program deworming rutin yang direkomendasikan oleh
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Jumat, 27 April 2012

Membawa Kucing Ketika Tidur

Saat anak tidur, banyak anak kecil yang senang tidur bersama-sama dengan kucingnya. Kita sebagai orang tua sebelum Anda mengizinkan anak Anda untuk tidur bersama-sama dengan kucing, kita harus mempertimbangkan dulu sisi keamanan dan kesehatannya.

Selain itu juga kita harus memperhatikan umur anak kita. apabila anak kita masih balita sebaiknya jangan membiarkan anak tersebut tidur dengan kucing. Hal ini karena ketika tidur kebiasaan sering bergerak kesana kemari selama tidur dapat membuat takut atau marah kucing Anda.Dan apabila ia merasa terganggu, ia bisa menggeram atau bahkan mencakar dan menggigit anak Anda.

Anda juga harus memperhatikan perangai atau keagresifan dari seekor kucing, ini merupakan hal yang paling penting untuk diperhatikan. Untuk diketahui bahwa kucing tidak tidur sepanjang malam karena kecenderungan mereka untuk bangun tidur menjelang fajar atau sekitar pukul 4 atau 5 pagi. Dan apabila kucing tersebut masih kecil, kucing tersebut sangat senang bermain.
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Selasa, 17 April 2012

Bulu Rontok Pada Kucing


Bulu-bulu menempel di sofa dan baju sepertinya sudah merupakan hal yang biasa bagi pemilik kucing, tapi sekarang kok, bulu yang rontok sepertinya semakin banyak. Ada rasa ketakutan si kucing sedang sakit atau ketakutan bulu kucing tak setebal dan seindah dulu lagi.

Masalah kerontokan bulu merupakan masalah yang sering menyerang kucing, apalagi yang berbulu panjang. Mengatasi masalah ini gampang-gampang susah karena penyebabnya yang banyak.

Sebenarnya ada banyak penyebab bulu rontok pada kucing, seperti di bawah ini :

  • Rontok normal

Umumnya kucing mengalami kerontokan bulu setidaknya sekali setahun yang kemudian diikuti pertumbuhan bulu baru. Beberapa kucing mengalami kerontokan 2 atau beberapa kali setahun dengan jumlah yang tidak terlalu banyak. Kerontokan yang tidak terlalu banyak juga terjadi pada kucing betina secara periodik sesuai siklus reproduksi kucing.





  • Kekurangan nutrisi


Anak kucing memerlukan makanan dengan kandungan protein minimal 30 %, sedangkan kucing dewasa 25-30 %. Selain itu juga memerlukan berbagai vitamin dan nutrisi lain agar tetap sehat dan keadaan kulit dan bulu juga tetap optimal. Makanan kucing komersial yang relatif murah biasanya mempunyai kanduingan protein yang rendah dan tidak mengandung berbagai vitamin dan nutrisi tambahan yang diperlukan kucing. Solusinya ganti atau campur dengan makanan yang lengkap dan seimbang nutrisinya (balanced & complete nutrition). Vitamin yang berhubungan erat dengan perkembangan bulu adalah vitamin A dan E.

  • Kelebihan vitamin
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Sabtu, 25 Februari 2012

Bulu menggumpal pada kucing persia

Kebiasaan kucing yang tidak bisa dihidari adalah menjilati bulu-bulunya sendiri atau lebih dikenal dengan istilah grooming. Hal ini bertujuan untuk membersihkan bulu-bulunya dari kotoran
Namun kebiasaan grooming itu bisa menjadi masalah untuk kucing perisa. Seperti kita tahu bulu dari jenis kucing ini lebih panjang. Saking panjangnya maka kemungkinan untuk tertelan saat menjilat tentu semakin besar…..
Setelah bulu-bulu itu tertelan dan masuk ke dalam perut maka bulu-bulu akan menggumpal . Hal inilah yang disebut hairball (bola rambut).
Apakah ini bisa dihindari. Menghindari 100% memang sulit. Namun kita bisa meminimalisasikan dan  menjaga kucing persia kita dengan cara seperti berikut :
  • Menggunakan pasta khusus untuk mencegah hairball. Anda dapat membelinya di toko hewan kesayangan anda.
  • Jika anda tidak sanggup membeli pasta. Mungkin sesekali anda bisa memberikan margarine pada makanananya.
Dua hal diatas adalah cara untuk mencegahnya. Tapi jika sudah terlanjur menggumpal mungkin ini beberapa cara untuk mengobatinya :
  • Sediakanlah rumput karena secara alami kucing persia akan memakannya untuk memuntahkan hairball.
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Sabtu, 18 Februari 2012

Kesehatan Kucing = Kesehatan lingkungan

Dalam menjaga kesehatan kucing tidak hanya semata-mata kesehatan si kucing itu sendiri. Memang benar merawat kucing seperti memandikan, merawat gusi dan gigi, memotong kuku, ataupun merawat bulunya. Tapi akan lebih baik jika anda juga memperhatikan kesehatan lingkungan di sekitar kucing itu.
Karena dengan kesehatan lingkungan akan mencegah kucing dari berbagai macam penyakit kucing terutama penyakit menular. Tentu hal semacam menjaga kesehatan lingkungan tidak hanya berlaku untuk kucing saja, namun juga untuk setiap makhluk hidup terutama anda sebagai manusia.
Dari penyakit kucing yang telah saya sebutkan di artikel sebelumnya seperti penyakit flu, penyakit rabies, FUS, …Sebenarnya masih banyak jenis penyakit kucing yang membahayakan. Karena dari hasil pengamtan kucing-kucing yang ada di indonesia hampir 50% kucing mati karena penyakit menular.
Faktor-faktor yang sangat vital untuk kesehatan kucing adalah sanitasi kandang, sirkulasi udara, maupun kondisi lingkungan. Yang terakhir untuk kondisi lingkungan adalah seperti tempatnya dimana, kelembapan, potensi virus maupun bakteri.
Tapi yang lebih penting adalah kebersihan anda sebagai pemilik kucing.
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Sabtu, 28 Januari 2012

Cara Mencegah Toxoplasma

Pencegahan secara umum

  • Segera periksakan diri anda, apakah positif toxoplasma atau tidak. Terutama para wanita atau wanita yang mempunyai rencana untuk hamil. Tes darah bisa dilakukan di beberapa laboratorium diagnostik seperti Prodia. Konsultasikan hal ini dengan dokter anda.
  • Masak daging dengan sempurna, minimal dengan suhu 70 derajad celcius.
  • Cuci tangan dan semua peralatan dengan sabun, setelah anda mengolah (memotong) daging.
  • Cuci buah-buahan dan sayuran dengan bersih.
  • Biasakan mencuci tangan dengan sabun sebelum anda makan sesuatu.
  • Gunakan sarung tangan pada saat berkebun atau kontak dengan tanah. Tanah yang terkontaminasi toxoplasma adalah sumber infeksi yang potensial.

Pencegahan pada Ibu hamil

Agar ibu hamil terhindar dari infeksi toksoplasmosis, ikuti langkah-langkah pencegahan infeksi sedini mungkin sbb :
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Selasa, 24 Januari 2012

Siklus/Daur Hidup Tungau Telinga (Ear Mite)

Seluruh siklus/daur hidup tungau telinga Otodectes cynotis, mulai dari telur hingga dewasa memerlukan waktu sekitar 21 hari. Daur tersebut melaui beberapa tahap dan mengalami perubahan bentuk.

Siklus/daur hidup ear mite (tungau telinga)


Tahap 1: Telur
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Makanan yang Berbahaya untuk Kucing

Memelihara kucing akan membantu seseorang untuk lebih sehat secara mental. Akan sangat sedih jika melihat kucing kesayangan sakit. Agar dia tidak sakit, hindari makanan-makanan berikut ini.

Cokelat
Cokelat bisa menstimulasi sistem saraf dan jantung semua spesies binatang. Efek yang ditimbulkan adalah muntah-muntah, kehausan, gelisah, peningkatan atau detak jantung tidak beraturan, demam, hingga kejang.

Anggur dan kismis
Anggur bisa merusak ginjal aucing. Gejalanya antara lain, rasa haus yang meningkat, sering buang air kecil, lesu,dan muntah-muntah.

Bawang

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Minggu, 15 Januari 2012

Kekebalan Kucing terhadap Penyakit

Kekebalan Aktif
Kekebalan aktif adalah kekebalan yang didapatkan manusia atau hewan bila terekspos mikro organisme penyebab penyakit seperti virus, bakteri, jamur, protozoa, dll. Ekspos terhadap mikro organisme ini bisa melalui vaksinasi atau melalui penularan penyakit biasa secara alami.

Mikro organisme tersebut berinteraksi dengan sistem kekebalan tubuh hewan atau manusia. Kemudian akan dihasilkan antibodi yang terdiri dari molekul-molekul protein berukuran besar. Antibodi tersebut berada dalam tubuh, menjaga tubuh dan berperan penting dalam proses penghancurkan organisme penyebab penyakit. Berikutnya, jika penyakit yang sama datang, tubuh dengan efektif dapat menghancurkannya. Dengan kata lain imun atau kebal terhadap penyakit tersebut.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Bulu Rontok pada Kucing

Bulu-bulu menempel di sofa dan baju sepertinya sudah merupakan hal yang biasa bagi pemilik kucing, tapi sekarang kok, bulu yang rontok sepertinya semakin banyak. Ada rasa ketakutan si kucing sedang sakit atau ketakutan bulu kucing tak setebal dan seindah dulu lagi.

Masalah kerontokan bulu merupakan masalah yang sering menyerang kucing, apalagi yang berbulu panjang. Mengatasi masalah ini gampang-gampang susah karena penyebabnya yang banyak.

Sebenarnya ada banyak penyebab bulu rontok pada kucing, seperti di bawah ini.

Rontok normal

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Hairball : Bola Bulu Penyebab Kucing Muntah

Kucing adalah hewan yang sangat bersih. Saking bersihnya hingga mereka menjilati dan menyisir badan dan bulunya untuk menghilangkan kotoran dan bulu yang rontok. Kegiatan ini sering juga disebut grooming.

Lidah kucing berbentuk seperti sisir, dipermukaanya terdapat duri-duri kasar yang bisa terlihat jelas bila dilihat dengan mikroskop. Pada saat grooming, bulu-bulu yang rontok tersangkut di lidah, ditelan dan masuk ke saluran pencernaan. Bulu-bulu ini melewati usus dan dikeluarkan melalui feces.

Bagaimanapun juga, bulu-bulu ini bisa saja menumpuk dan menggumpal di lambung atau usus, membentuk sebuah bola bulu yang sering disebut hairball. Hairball ini akan dikeluarkan lewat feces atau melalui muntah. Hairball jarang sekali menyebabkan masalah serius, tetapi hairball sering sekali terjadi pada kucing-kucing yang berbulu panjang. Apalagi bila kucing tersebut bulunya sedang rontok atau tidak disisir setiap hari.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Sabtu, 07 Januari 2012

Panduan Membersihkan & Memberi Obat Tetes Telinga Kucing

Sebelum memberikan obat tetes telinga, telinga kucing perlu dibersihkan terlebih dahulu, karena timbunan kotoran dan lilin/cerumen menyebabkan obat tidak bekerja dengan maksimal.

Terdapat tiga macam cara membersihkan telinga kucing yang sering digunakan dokter hewan, yaitu :

1. Metoda Suction/hisap.
Metoda ini menggunakan alat/mesin penghisap khusus atau balon penghisap khusus yang terbuat dari karet. Cara ini dilakukan bila kotoran telinga/nanah bersifat agak cair. Digunakan pula untuk membersihkan telinga bagian tengah terutama ketika gendang telinga telah rusak/sobek.

2. Cara Irigasi.
Cara ini dilakukan dengan memasukkan cairan ceruminolitik yang berfungsi menghancurkan/melepaskan lilin/lotoran dalam telinga. Cairan tersebut kemudian dikeluarkan lagi bersama kotoran yang berasal dari dalam telinga.

3. Cara Mekanis.
Cara ini paling sering dan mudah serta bisa dilakukan sendiri di rumah. Kotoran telinga dibersihkan dengan kapas bertangkai/cotton bud atau sendok cerumen.


Cara Membersihkan Telinga Kucing :

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Rumput Hijau Baik untuk Pencernaan Kucing


Kucing makan rumput hijau.
Rada aneh juga kenapa rumput yang hijau untuk kucing. Mungkin ini salah satu kebiasaan kucing yang banyak sekali tidak di ketahui oleh pemilik nya.

Rumput yang masih segar dan berdaun hijau sangatlah berguna untuk pencernaan kucing.
Kucing wajib untuk mengkonsumsi rumput minimal sebulan sekali.

Kucing juga butuh sayuran yang hijau dan segar untuk pencernaannya. Rumput yang di sukai oleh si kucing tidaklah susah dicari, anda bisa memetiknya di halaman rumah anda atau di tempat-tempat yang di tumbuhi rerumputan liar. Atau kalau anda bingung harus pilih rumput yang jenis apa yang di sukai kucing kesayangan anda, anda bawa saja kucing anda ke halaman yang banyak di tumbuhi rumput dan lepaskan kucing anda disana, biarkan kucing anda mencari sendiri rumput mana yang disukainya.

Kucing tidak memerlukan banyak makan rumput, kucing hanya butuh secukupnya saja.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di All About Cats

Posting Lama Beranda